Dari dulu hingga sekarang tiga
tip utama untuk membeli properti ataupun apartemen sebenarnya tetap sama:
Lokasi, lokasi, dan lokasi. Namun seiring dengan kian melambungnya nilai
properti di pusat maka dimaklumi bila kini Anda mencari alternatif di area suburban.
![]() |
Tapi, wilayah luar pusat kota
pun kini juga banyak diincar lho lantaran
pemerintah sekarang telah memberikan akses tol atau transportasi publik yang
semakin banyak dan modern. Nah sebelum
Anda menjatuhkan pilihan pada satu apartemen, simak dulu rangkaian tip berikut
ini, dan, ya, lokasi pun masih menentukan.
Tentukan
Lokasi Di Mana Anda akan Beli Apartemen.
Well, jelas
ini jadi prioritas ya, dan yang pasti mesti dekat jaraknya ke kantor Anda
supaya tak boros ongkos transportasi. Semisal Anda berkantor di daerah
Rawamangun maka carilah apartemen sekitar wilayah Jakarta Timur, atau bila
kegiatan bisnis Anda di sekitar TB Simatupang maka pilihlah hunian di sekitaran
Jakarta Selatan.
Lakukan
Riset Sebelum Beli.
Daripada
hanya menggantungkan sumber informasi dari situs properti atau sales agent, carilah juga sumber dari
agen properti eksternal, komunitas pemilik apartemen hingga data tentang
pengembangnya yang bisa Anda dapatkan dengan browsing secara intensif di internet. Cek juga laporan penjualan
sebagai komparasi akan nilai jual apartemen yang Anda taksir serta apakah tanah
yang digunakan merupakan milik sendiri atau bersertifikat Hak Guna Bangunan
(kemungkinan besar adalah yang terakhir).
Cek
Fasilitas yang Ditawarkan
Meskipun
apartemen yang Anda cari mungkin lokasinya agak jauh dari pusat kota namun
setidaknya mesti memiliki beberapa fasilitas penting berikut ini: pusat
belanja, tempat makan, stasiun kereta atau halte Transjakarta, sekolah, rumah
sakit, area parkir, dan laundry service. Fasilitas seperti kolam renang atau gym merupakan bonus.
Pertimbangkan Faktor Kebisingan
Yang
berarti seberapa jauhkah lokasi apartemen dari jalan raya, atau apakah dekat
dengan klub malam atau kafe yang rutin mengadakan live music. Namun ini sebenarnya bisa diatasi dengan memilih unit
apartemen di nomor lantai yang terhitung tinggi. Yang harus diketahui juga: di
lantai teratas unit akan lebih mahal bila menghadap ke luar (yang berarti
menawarkan “pemandangan”), dan di lantai terendah (lantai 10 ke bawah) unit
bisa lebih mahal bila menghadap ke dalam (ke arah kolam renang misalnya).
Tentukan
Arah Pandang Anda
Apakah
unit incaran memiliki balkon supaya Anda bisa menikmati pemandangan atau cahaya
matahari entah di pagi atau sore hari? Atau malahan kehalangan oleh tower lainnya atau gedung perkantoran? A little tip: pilihlah apartemen agak di
atas yang menghadap Timur karena Anda akan mendapatkan cahaya yang lebih
bersahabat dan tidak bakalan tersorot oleh cahaya siang yang terik. Plus:
tagihan listrik pun tidak terlalu mahal karena apartemen Anda mengandalkan
pencahayaan alami di siang hari.
Tanya Tentang Biaya Bulanan
Atau
yang disebut maintenance charge, yang
biasanya digabung ke tagihan listrik dan air bulanan. Apakah tagihan tersebut
sudah termasuk untuk keamanan, pengangkutan sampah, dan biaya parkir (yang
lebih sering terpisah)
Faktor
Keamanan
Tanyakan
berapa banyak CCTV yang terpasang di sekitar apartemen? Atau Anda juga bisa
melakukan “investigasi” sendiri dengan masuk secara diam-diam untuk mengetahui
apakah petugas keamanan akan menghampiri Anda atau tidak.
Kemudahan
Memarkir Kendaraan
Menggunakan
transportasi publik yang layak seperti Commuter Line atau Transjakarta memang
lebih disarankan untuk meringankan kemacetan Ibukota, tapi tak dimungkiri
memiliki kendaraan—entah itu mobil atau motor—juga penting apalagi kalau Anda
berkeluarga, dan memunyai space parkir
khusus jelas jadi salah satu prioritas saat mencari apartemen (kalau tidak Anda
mesti memarkir kendaraan di pinggir jalan yang berisiko). Cari tahu apakah
apartemen incaran Anda punya area parkir yang luas? Dan apakah termasuk underground parking? Lantas tanyalah
biaya yang mesti ditanggung.

0 komentar:
Posting Komentar